PENGHAMBAT KESUKSESAN ADALAH TIDAK BERTINDAK

Bertindak menjadi eksekutor dari setiap gagasan atau ide anda, tetapi kebanyakan

orang terkendala pada tahap ini, ide atau gagasan briliant hanya terpendam. Ketika

melihat ada orang sukses melakukan tindakan seperti yang ada digagasannya, barulah

mengatakan, “andai saja, aku melakukan saat itu, pasti saya yang sukses”, dunia itu

butuh bukti bos, tidak sekadar angan-angan, apalagi tidak punya angan-angan.

Ketakutan bertindak, menjadi penghalang kesuksesan kalau tidak segera dikalahkan,

takut gagal faktor utama yang mendasari lahirnya tidak bertindak. Padahal, bukannya

dengan begitu (mengalami kegagalan) kita bisa belajar banyak. Kita belajar banyak

dari kesalahan ketimbang melakukan sesuatu dengan benar untuk kali pertama.

Contoh, ketika saat pertama kita belajar mengendarai sepeda, apa yang terjadi,

jatuhkan? Dari jatuh pertama lalu bangkit dan mengendarai lagi, dan terjatuh lagi, dari

kesekian kali terjatuh akhirnya kita tahu bahwa mengendarai sepeda tidak boleh

terlalu lamban. Dengan begitu kita tahu bahwa mengendarai sepeda tidak boleh terlalu

pelan.

Bisakah anda bayangkan, jika setiap membeli pakaian anda sudah tahu apakah

pakaian itu pantas dan cocok untuk anda? Tentu tidak akan ada antisipasi dan

pengharapan, anda tidak akan pernah belajar warna dan harmoni warna. Cuma begitu

– begitu saja.

Di dalam dunia ini tidak ada jaminan, anda harus tetap berani, berani bertindak untuk

mendapatkan jaminan. Sesungguhnya ketakutan adalah kekuatan ampuh. Dengan satu

dan lain cara, ketakutan menghambat orang mendapatkan apa yang mereka inginkan

di dunia ini.

Guru Abad 21 adalah Guru yang Menebar Pesan Perubahan

Orisinal Indonesia, menebar perubahan di acara seminar nasional yang diselenggarkan

Himpunan Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Semarang.

Acara diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional dan HUT

PGRi ke 71 (25/11). Para peserta adalah mahasiswa calon pendidik sekolah dasar.

Seminar yang bertema "siapkah menjadi guru diabad 21?" Yoyok sebagai tokoh muda

perubahan menyampaikan pesan perubahan dan mengajak peserta menjadi pemuda

yang membawa perubahan untuk Indonesia lebih baik.

"Guru diabad 21, ia yang menebar pesan perubahan. Guru diabad 21, ia yang

mengajak anakdidiknya berfikir revolusioner. Guru diabad 21, ia yang memberi ruang

seluas-luasnya kepada anakdidiknya untuk berkarya" ujar Yoyok ketua umum

Orisinal Indonesia.

Ditegaskan Yoyok, Orisinal Indonesia merupakan "virus perubahan" untuk Indonesia

lebih baik. Kehadiran Orisinal Indonesia mengajak para pemuda untuk memiliki

kemampuan yang mampu berdaya saing global dan tetap menjunjung nilai-nilai

budaya lokal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *