Siapakah Yoyok Riyo Sudibyo

Mayor Arh. (Purn.) H. Yoyok Riyo Sudibyo (lahir di Batang, Jawa Tengah, 23 April 1972; umur 44 tahun) adalah Bupati Batang yang menjabat sejak 13 Februari 2012. Bersama wakilnya Soetadi, ia dilantik pada 13 Februari 2012 setelah memenangkan pilkada Batang pada Desember 2011 dengan perolehan 113.027 suara (40,03 persen) mengalahkan dua kandidat lainnya, yakni Susi Iriani-Lafran Panca Putranto (62.397 suara atau 22,10 persen), dan Dheddy Irawan-Mujarwo (107.992 suara atua 37,87 persen).[2] Yoyok-Soetadi mengusung visi “Birokrasi Bersih, Ekonomi Bangkit”.

Yoyok lulus Akademi Militer pada 1994. Sejumlah penugasan yang pernah dijalaninya antara lain perwira operasi Detasemen Intel Kodam Jaya, Jakarta (2001), Komandan Koramil 03 Tanjung Priok, Jakarta Utara (2002), dan Komandan Satgas Badan Intelijen Negara (BIN) wilayah Jayawijaya, Papua (2004). Saat menjabat sebagai Danramil 03 Tanjung Priok, Yoyok merupakan Danramil termuda di Indonesia. Selama karir di Militer prestasi yang diperoleh adalah Satya Lencana Kesetiaan VIII, 2002.

Pada 2006, Yoyok Riyo memutuskan untuk pensiun dini dan mengakhiri kariernya di militer. Ia memilih fokus untuk membesarkan usaha garmen yang sudah dirintisnya. Pilihannya untuk pensiun merupakan perjudian besar dalam kariernya. Namun Yoyok memilih mengikuti kata hatinya yang tak rela membiarkan ratusan karyawannya menganggur. Selama periode 2006-2012, ia menjabat sebagai Direktur Utama PT Smile Papua dan PT Papua Maju Sejahtera. Selama menjadi pengusaha, usaha garmen yang ditekuninya maju pesat hingga memiliki 60 toko di Papua dan Batang.

Pada saat pilkada Kabupaten Batang 2012, Yoyok awalnya maju sebagai calon independen, didukung oleh kelompok masyarakat, petani dan pegiat LSM. Pada detik-detik menjelang pendaftaran ke KPUD, partai-partai politik menyatakan dukungannya, sehingga secara resmi pasangan Yoyok-Soetadi tercatat sebagai pasangan yang didukung oleh Partai Golongan Karya, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat, dan sejumlah partai nonparlemen di Batang. Penghargaan yang diperoleh saat menjabat Bupati, sebagai berikut; Bung Hatta Anti-Corruption Award (BHACA) 2015, dan Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia, 2016 Diakhir jabatannya sebagai Bupati Batang, Yoyok menginisiasi gerakan kepemudaan untuk meningkatkan kualitas sumberdaya pemuda. Orisinal Indonesia, nama yang dipilih untuk mengakomodir pemuda. Harapan besar, melalui Orisinal Indonesia dapat tercipta pemuda Jawa Tengah yang memiliki daya saing global dan menjunjung tinggi budaya lokal.

Profil Orisinal Indonesia

Inisiator Orisinal Indonesia adalah Yoyok Riyo Sudibyo, lulusan Akademi Militer pada 1994, karier militernya sampai pangkat Mayor Arh. Yoyok berhenti berkarir di militer, karena memilih fokus membesarkan usaha yang dirintisnya. Berbagai penugasan telah dilaksanakan, seperti : perwira operasi Detasemen Intel Kodam Jaya, Jakarta (2001), Komandan Koramil 03 Tanjung Priok, Jakarta Utara (2002), dan Komandan Satgas Badan Intelijen Negara (BIN) wilayah Jayawijaya, Papua (2004).

Saat menjabat sebagai Danramil 03 Tanjung Priok, Yoyok merupakan Danramil termuda di Indonesia. Sukses berkarir di Militer, lalu berbisnis dan menuai kesuksesan pula, lagi-lagi Yoyok mengharumkan namanya dengan terpilih menjadi Bupati Batang 2012-2017. Pengabdian, perjuangan seolah sudah mendarah daging dalam tubuhnya, diakhir menjabat Bupati, ia membuat wadah baru untuk menyalurkan niat perjuangannya. Yaitu Orisinal Indonesia. Orisinal Indonesia diinisasi sebagai upaya mengakomodir pemuda Jawa Tengah.

Wujud nyata kontribusi Orisinal Indonesia adalah turut meningkatkan sumberdaya pemuda. Untuk meningkatkan sumberdaya pemuda di Jawa Tengah, Orisinal Indonesia melaksanakan program yang relevan dengan kebutuhan pemuda, baik individu, komunitas atau institusi. Orisinal Indonesia untuk mencapai tujuan didirikanya, perjalanannya dibingkai dengan Visi-Misi yang progresif dan kekinian, sehingga apa yang menjadi tujuan Orisinal Indonesia bisa diterima pemuda.

Visi

  1. Pelopor Perubahan yang Berdampak Tinggi di Jawa Tengah
  2. Barometer Pemuda Berdaya Saing Global, Berbudaya Lokal

Misi

  1. Membangun lingkungan progresif bagi pemuda dan melakukan gerakan preventif pemuda tidak produktif.
  2. Menciptakan wadah untuk berkarya bagi pemuda, sehingga tercipta pemuda berdaya saing global, tetapi menjunjung tinggi budaya lokal.
  3. Menjadikan pemuda sebagai Tokoh Pembaharu yang siap secara mental, intelektual maupun spiritual untuk perubahan Jawa Tengah yang lebih baik
  • 1994Akademi Militer

    Lulusan Akademi Militer pada 1994, karier militernya berhenti sampai pangkat Mayor Arh.
  • 2001Perwira Intel Kodam Jaya

    Perwira operasi Detasemen Intel Kodam Jaya, Jakarta
  • 2002Komandan Koramil

    Komandan Koramil 03 Tanjung Priok, Jakarta Utara
  • 2004 Badan Intelijen Negara

    Komandan Satgas Badan Intelijen Negara (BIN) wilayah Jayawijaya, Papua (2004). Saat menjabat sebagai Danramil 03 Tanjung Priok, Yoyok merupakan Danramil termuda di Indonesia.
  • 2012 Bupati Batang

    Menjabat Bupati Batang tahun 2012 - 2017.
  • 2016 Orisinal Indonesia

    Pengabdian, perjuangan seolah sudah mendarah daging dalam tubuhnya, diakhir menjabat Bupati, ia MEMPELOPORI wadah baru untuk menyalurkan perjuangannya.